
Pasar
smartphone Indonesia pada 2026 semakin ramai. Xiaomi masih menjadi salah satu
merek yang kuat di berbagai rentang harga, terutama melalui lini Redmi yang
menawarkan spesifikasi cukup tinggi dengan harga yang relatif terjangkau.
Lalu, smartphone
Xiaomi mana yang paling laris di Indonesia pada 2026?
Berdasarkan
data penjualan model yang tersedia secara publik dari Counterpoint Research
hingga Mei 2026, salah satu kandidat terkuat adalah Redmi Note 15 4G.
Counterpoint mencatat penjualan sell-through model ini dalam enam bulan pertama
setelah peluncuran Indonesia tumbuh 16,5% dibanding Redmi Note 14 4G pada
periode yang sama. Pada Mei 2026, penjualannya juga meningkat 13,9% dibanding
April.
Namun,
ada satu catatan penting: Counterpoint tidak membuka angka unit absolut pada
halaman publiknya. Jadi, belum tepat menyebut Redmi Note 15 4G sebagai pemenang
resmi penjualan Xiaomi sepanjang 2026. Yang lebih aman adalah menyebutnya
sebagai salah satu kandidat terkuat berdasarkan data penjualan model yang
tersedia.
Redmi
Note 15 4G Menunjukkan Performa yang Menarik
Redmi
Note 15 4G mulai dijual di Indonesia pada 1 Januari 2026. Dalam enam bulan
pertamanya, model tersebut mencatat pertumbuhan 16,5% dibandingkan Redmi Note
14 4G pada periode setelah peluncuran masing-masing.
Yang
menarik, performanya justru berbeda dari beberapa model Redmi lainnya.
Counterpoint
mencatat:
|
Model
Redmi |
Perbandingan
dengan Generasi Sebelumnya |
|
Redmi
Note 15 4G |
+16,5% |
|
Redmi
15 4G |
+7,6% |
|
Redmi
Note 15 |
-26,8% |
|
Redmi
Note 15 Pro |
-47,9% |
|
Redmi
15C 4G |
-27,9% |
|
Redmi
A5 4G |
-4,2% |
Data
tersebut berasal dari sell-through, yaitu estimasi perangkat yang benar-benar
dibeli konsumen melalui panel operator dan ritel di Indonesia, bukan sekadar
jumlah unit yang dikirim produsen ke distributor.
Artinya,
Redmi Note 15 4G termasuk salah satu model Redmi yang performanya paling
positif dalam data publik tersebut.
Kenapa
Redmi Note 15 4G Menarik bagi Konsumen?

Salah
satu alasan yang membuat Redmi Note 15 4G menarik adalah paket spesifikasinya.
Menurut
Xiaomi Indonesia, smartphone ini membawa layar AMOLED 6,77 inci, resolusi 2392
× 1080 piksel, dan refresh rate hingga 120Hz. Kecerahan puncaknya mencapai
3.200 nits.
Untuk
perangkat di kelas menengah, layar tersebut menjadi salah satu daya tarik
utama.
Pengguna
mendapatkan:
AMOLED
untuk warna dan kontras yang lebih menarik.
120Hz
untuk scrolling dan animasi yang lebih mulus.
Full
HD+ untuk tampilan lebih tajam.
Brightness
hingga 3.200 nits berdasarkan klaim pengujian Xiaomi.
Kamera
108MP Menjadi Nilai Tambah
Redmi
Note 15 4G juga membawa kamera utama 108MP dengan sensor 1/1,67 inci dan
aperture f/1.7. Kamera depannya beresolusi 20MP.
Xiaomi
juga menyediakan berbagai fitur AI untuk fotografi, termasuk AI Beautify dan AI
Remove Reflection.
Menariknya,
angka 108MP tersebut bukan satu-satunya alasan kamera ini layak diperhatikan.
Sensor, aperture, pemrosesan gambar, dan fitur software juga berpengaruh
terhadap hasil foto.
Jadi,
kamera 108MP sebaiknya dilihat sebagai bagian dari keseluruhan sistem kamera,
bukan jaminan bahwa semua foto akan otomatis lebih bagus.
Baterai
6.000mAh
Untuk
pengguna yang sering menggunakan smartphone sepanjang hari, baterai menjadi
bagian penting.
Redmi
Note 15 4G membawa baterai 6.000mAh dengan dukungan 33W Turbo Charging. Xiaomi
juga mencantumkan fitur reverse charging hingga 18W.
Kapasitas
tersebut membuat Redmi Note 15 4G menarik untuk:
- Media sosial
- Streaming video
- Browsing
- Komunikasi
- Gaming ringan hingga menengah
- Aktivitas mobile sepanjang hari
Xiaomi
mengklaim masa penggunaan hingga dua hari dalam skenario pengujian tertentu,
tetapi penggunaan nyata tetap bergantung pada jaringan, kecerahan layar,
aplikasi, dan pola pemakaian.
Bagaimana
Performanya?

Redmi
Note 15 4G menggunakan MediaTek Helio G100-Ultra, dengan CPU octa-core hingga
2,2GHz dan GPU Mali-G57 MC2. Pilihan RAM dan penyimpanannya mencakup 6GB/128GB,
8GB/128GB, serta 8GB/256GB, dengan kombinasi LPDDR4X dan UFS 2.2. Penyimpanan
juga dapat diperluas hingga 2TB menggunakan kartu memori yang kompatibel.
Chipset
tersebut bukan kelas flagship.
Namun,
untuk target pengguna Redmi Note 15 4G, kombinasi tersebut cukup masuk akal
untuk penggunaan sehari-hari dan hiburan.
Dengan
kata lain, Xiaomi tidak mencoba menjadikan smartphone ini sebagai perangkat
gaming ekstrem. Fokusnya lebih kepada keseimbangan antara layar, kamera,
baterai, performa, dan harga.
Mengapa
Bukan Redmi Note 15 5G?
Redmi
Note 15 5G tentu juga menarik karena menawarkan konektivitas 5G dan chipset
berbeda. Xiaomi mencantumkan baterai 5.520mAh, charging 45W, kamera utama
108MP, ultrawide 8MP, dan NFC pada model tersebut.
Namun,
data Counterpoint menunjukkan bahwa model yang tumbuh lebih kuat dalam
perbandingan generasi adalah Redmi Note 15 4G, bukan model Redmi Note 15 5G.
Karena itu, jika pembahasannya murni mengenai indikasi penjualan model
Xiaomi/Redmi yang kuat pada 2026, versi 4G lebih menarik untuk dibahas.
Redmi
15 4G Juga Patut Diperhatikan
Selain
Redmi Note 15 4G, ada Redmi 15 4G.
Model
ini juga mencatat pertumbuhan positif dalam data Counterpoint. Dalam enam bulan
pertama penjualannya di Indonesia, Redmi 15 4G terjual 7,6% lebih banyak
dibanding Redmi 13 4G pada periode peluncuran yang sama.
Redmi
15 juga membawa karakter yang sangat cocok dengan pasar Indonesia, seperti
baterai 7.000mAh, layar FHD+ 6,9 inci hingga 144Hz, Snapdragon 685, RAM 8GB,
serta penyimpanan hingga 256GB.
Jadi,
Redmi 15 4G dapat dianggap sebagai pesaing internal yang juga memiliki daya
tarik kuat, terutama bagi pengguna yang lebih memprioritaskan baterai besar.
Xiaomi
Memang Masih Kuat di Segmen Terjangkau
Permintaan
terhadap lini harga terjangkau juga masih menjadi perhatian Xiaomi Indonesia.
Pada
Agustus 2026, Xiaomi Indonesia menyebut segmen entry-level memiliki market size
yang sangat luas di Indonesia dan perusahaan terus menyesuaikan pasokan dengan
permintaan dari berbagai segmen.
Ini
membantu menjelaskan mengapa produk Redmi di kelas harga lebih rendah tetap
penting bagi Xiaomi.
Sementara
itu, data Statcounter untuk September 2026 mencatat Xiaomi memiliki 10,85%
pangsa penggunaan perangkat mobile di Indonesia. Perlu dicatat bahwa data
Statcounter adalah usage/share perangkat berdasarkan trafik, bukan data
penjualan.
Jadi,
Apakah Redmi Note 15 4G Benar-Benar yang Terlaris?
Belum
bisa dipastikan secara mutlak.
Ini
justru perlu dijelaskan agar artikel tidak menampilkan klaim yang terlalu
berlebihan.
Tidak
ada data publik terbaru yang menampilkan jumlah unit lengkap seluruh model
Xiaomi/Redmi yang terjual di Indonesia sepanjang Januari–September 2026.
Namun,
berdasarkan data yang tersedia:
Redmi
Note 15 4G menunjukkan pertumbuhan penjualan paling kuat di antara model Redmi
yang dibandingkan dalam data Counterpoint, dengan kenaikan 16,5% dibanding
generasi sebelumnya.
Model
ini juga masih muncul sebagai produk terlaris dalam daftar pencarian
marketplace Indonesia, meskipun ranking marketplace tidak dapat diperlakukan
sebagai data penjualan nasional.
Karena
itu, istilah yang paling tepat untuk artikel ini adalah “kandidat terkuat”,
bukan “pasti nomor satu”.
Bisa
dikatakan :
Kalau
pertanyaannya adalah “smartphone Xiaomi apa yang paling laris di Indonesia pada
2026?”, jawabannya belum bisa ditentukan secara definitif dari data publik yang
tersedia.
Namun,
Redmi Note 15 4G merupakan kandidat yang sangat kuat.
Model
ini mencatat pertumbuhan sell-through 16,5% dibanding Redmi Note 14 4G dalam
periode enam bulan setelah peluncuran, dan penjualannya masih tumbuh 13,9%
secara bulanan pada Mei 2026.
Dari
sisi produk, spesifikasinya juga cukup menarik: AMOLED 120Hz, kamera 108MP,
baterai 6.000mAh, 33W charging, NFC, IP64, serta penyimpanan hingga 256GB.
Sementara
itu, Redmi 15 4G juga menunjukkan performa penjualan yang positif dan menjadi
pilihan menarik bagi pengguna yang lebih mementingkan baterai 7.000mAh.
Jadi,
untuk saat ini judul yang paling jujur adalah:
Redmi
Note 15 4G Jadi Kandidat Kuat Smartphone Xiaomi Terlaris di Indonesia 2026
Bukan
hanya karena spesifikasinya, tetapi karena data penjualan publik menunjukkan
model tersebut memiliki momentum yang cukup kuat di pasar Indonesia.
©SIBERKATA
TECH