ASUS
merupakan salah satu merek laptop yang memiliki pilihan perangkat cukup luas.
Produk ASUS tidak hanya menyasar pengguna yang membutuhkan laptop untuk
pekerjaan sehari-hari, tetapi juga pelajar, profesional, kreator konten, hingga
gamer.
Menariknya,
ASUS membagi produknya ke dalam beberapa lini dengan karakter yang berbeda. Ada
Vivobook untuk penggunaan sehari-hari, Zenbook untuk perangkat tipis dan
premium, ExpertBook untuk kebutuhan bisnis, serta ROG dan TUF Gaming untuk
gaming. ASUS juga semakin mendorong laptop berbasis AI PC dan Copilot+ PC pada
jajaran produknya.
Lalu,
apa perbedaan masing-masing lini laptop ASUS dan siapa yang cocok
menggunakannya?
ASUS
Vivobook: Untuk Penggunaan Sehari-hari
Vivobook
merupakan salah satu lini ASUS yang ditujukan untuk kebutuhan sehari-hari.
Laptop dalam keluarga ini dapat ditemukan dalam berbagai konfigurasi dan
ukuran, sehingga pengguna dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan.
Pada
jajaran 2026, misalnya, ASUS menawarkan Vivobook 14 dengan pilihan prosesor
hingga AMD Ryzen AI 7 350, RAM hingga 32GB DDR5, SSD hingga 1TB, dan layar 14
inci 16:10 pada model tertentu. ASUS juga memasukkan sejumlah model Vivobook ke
kategori Copilot+ PC.
Vivobook
cocok untuk aktivitas seperti:
- Belajar dan kuliah
- Microsoft Office
- Browsing
- Video conference
- Menonton film
- Pekerjaan administrasi
- Multitasking ringan hingga menengah
Salah
satu kelebihan lini ini adalah pilihannya cukup beragam sehingga pengguna tidak
harus langsung membeli laptop kelas premium.
ASUS
Zenbook: Tipis, Premium, dan Fokus Mobilitas
Jika
Vivobook lebih berorientasi pada kebutuhan sehari-hari, Zenbook memiliki
karakter yang lebih premium.
ASUS
menyebut Zenbook sebagai lini laptop yang tipis, ringan, dan premium dengan
teknologi terbaru. Sejumlah model menggunakan layar OLED dan prosesor dengan
kemampuan AI.
Salah
satu contohnya adalah Zenbook S14 OLED, yang memiliki ketebalan sekitar 1,1 cm,
bobot sekitar 1,2 kg, layar OLED 3K, RAM hingga 32GB, SSD hingga 1TB, serta
Wi-Fi 7 pada konfigurasi tertentu.
ASUS
juga memperkenalkan Zenbook S14 dan S16 OLED generasi 2026 yang menggunakan
prosesor Intel Core Ultra Series 3 dan teknologi AI.
Lini
Zenbook lebih menarik untuk pengguna yang sering berpindah tempat dan
menginginkan kombinasi:
Bodi
tipis + bobot ringan + layar berkualitas + performa tinggi.
Zenbook
DUO: Laptop dengan Dua Layar
Salah
satu produk ASUS yang cukup berbeda adalah Zenbook DUO.
Laptop
ini membawa konsep dua layar sehingga pengguna mendapatkan area kerja yang
lebih luas dibandingkan laptop konvensional.
Pada
generasi terbaru yang diperkenalkan ASUS di Indonesia, Zenbook DUO menggunakan
dua layar 3K ASUS Lumina Pro OLED dan ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan
kemampuan multitasking lebih tinggi. Perangkat tersebut juga termasuk kategori
Copilot+ PC dan memiliki performa AI hingga 50 TOPS NPU pada konfigurasi yang
diperkenalkan ASUS.
Konsep
seperti ini menarik bagi pengguna yang sering bekerja dengan banyak jendela
aplikasi sekaligus, misalnya:
desainer,
programmer, kreator konten, pekerja kantoran, dan profesional.
ASUS
ExpertBook: Untuk Profesional dan Bisnis
Selain
laptop konsumen, ASUS memiliki ExpertBook yang ditujukan untuk kebutuhan bisnis
dan profesional.
Lini
ini memiliki perhatian lebih besar pada fitur produktivitas, keamanan, daya
tahan, dan manajemen perangkat.
Pada
jajaran terbaru, misalnya, ASUS menawarkan ExpertBook dengan pilihan prosesor
Intel Core Ultra atau AMD Ryzen AI, RAM hingga 64GB pada model tertentu, serta
penyimpanan ganda hingga kapasitas yang besar.
ExpertBook
lebih cocok untuk pengguna seperti:
karyawan
perusahaan, pemilik usaha, profesional, pekerja kantoran, dan organisasi yang
membutuhkan laptop bisnis.
ROG:
Laptop Gaming Premium ASUS
Untuk
gamer, ASUS memiliki ROG atau Republic of Gamers.
ROG
merupakan lini gaming premium ASUS yang menawarkan laptop dengan performa
tinggi, layar gaming, GPU diskrit, serta sistem pendinginan yang lebih serius.
ASUS membagi laptop gaming ROG ke beberapa keluarga seperti ROG Zephyrus, ROG
Flow, dan ROG Strix.
ROG
Zephyrus
Zephyrus
berfokus pada kombinasi performa gaming dan mobilitas.
Contohnya,
ROG Zephyrus G14 generasi 2026 memiliki bodi yang relatif ringkas, bobot
sekitar 1,5 kg, layar OLED 3K, serta prosesor dan GPU yang ditujukan untuk
gaming dan pekerjaan kreatif.
ROG
Strix
ROG
Strix lebih mengutamakan performa gaming.
ASUS
memosisikannya sebagai laptop dengan spesifikasi tinggi untuk kebutuhan game
AAA dan competitive gaming. Salah satu model yang diperkenalkan pada 2026
bahkan memiliki pilihan GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5080 dengan TGP 175W dan
layar 300Hz.
ROG
Flow
ROG
Flow ditujukan untuk gamer yang membutuhkan mobilitas lebih tinggi. ASUS
menggambarkannya sebagai lini gaming yang juga dapat digunakan untuk pekerjaan
lainnya.
TUF
Gaming: Gaming dengan Fokus Ketangguhan
Selain
ROG, ASUS memiliki TUF Gaming.
TUF
Gaming dirancang sebagai laptop gaming yang menggabungkan performa dengan
konstruksi yang lebih tangguh. ASUS mencantumkan sejumlah model TUF Gaming
dengan layar refresh rate tinggi dan GPU yang ditujukan untuk gaming.
ASUS
juga menawarkan TUF Gaming A14, yang pada generasi 2026 memiliki bobot sekitar
1,48–1,69 kg tergantung konfigurasi dan menggunakan prosesor AMD Ryzen AI pada
sejumlah model.
Bagi
gamer yang membutuhkan laptop gaming tetapi tetap memperhatikan mobilitas, TUF
Gaming menjadi salah satu lini yang dapat diperhatikan.
ASUS
dan Perkembangan AI PC
Salah
satu perubahan terbesar pada laptop ASUS terbaru adalah semakin kuatnya
integrasi AI.
ASUS
kini menawarkan berbagai laptop yang dilengkapi NPU, komponen khusus yang
dirancang untuk menangani beban kerja AI secara lebih efisien.
ASUS
mengelompokkan AI PC berdasarkan kebutuhan, mulai dari perangkat dengan NPU 10+
TOPS untuk produktivitas hingga perangkat dengan NPU 40+ TOPS yang mendukung
Copilot+ PC dan kebutuhan AI yang lebih berat.
ASUS
juga memperkenalkan lini 2026 berbasis Intel Core Ultra Series 3 dan AMD Ryzen
AI 400 Series, dengan NPU hingga 50 TOPS pada konfigurasi tertentu.
Apa
Manfaat NPU pada Laptop?
NPU
dapat membantu menjalankan berbagai fungsi AI secara lebih efisien di
perangkat.
Contohnya:
Efek
kamera dan video conference
Pengolahan
foto
Transkripsi
suara
Fitur
AI untuk produktivitas
Pengembangan
dan penggunaan aplikasi AI tertentu
ASUS
juga memiliki sejumlah software berbasis AI seperti StoryCube, MuseTree,
Adaptive Dimming & Lock, dan AI Noise Cancellation.
Artinya,
laptop modern tidak lagi hanya mengandalkan CPU dan GPU. NPU mulai menjadi
salah satu bagian penting dalam perkembangan PC.
Jadi,
Laptop ASUS Mana yang Cocok?
Pemilihan
sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, bukan hanya berdasarkan nama merek.
|
Kebutuhan |
Lini
ASUS yang Bisa Dipertimbangkan |
|
Pelajar |
Vivobook |
|
Kuliah
& pekerjaan sehari-hari |
Vivobook |
|
Profesional
dengan mobilitas tinggi |
Zenbook |
|
Multitasking
intensif |
Zenbook
DUO |
|
Bisnis
& kantor |
ExpertBook |
|
Gaming
premium |
ROG |
|
Gaming
+ mobilitas |
ROG
Zephyrus / Flow |
|
Gaming
dengan fokus ketangguhan |
TUF
Gaming |
|
AI
& produktivitas |
Zenbook
/ Vivobook / ExpertBook AI PC |
Tabel
ini merupakan panduan berdasarkan posisi lini produk ASUS, bukan peringkat
kualitas antarproduk. ASUS sendiri memiliki banyak konfigurasi dalam setiap
lini sehingga spesifikasi aktual perlu diperiksa pada model tertentu.
Bagaimana
dengan Harga?
Harga
laptop ASUS sangat bervariasi tergantung lini dan konfigurasi.
Sebagai
gambaran dari daftar resmi ASUS Indonesia pada 2026, Vivobook 14 M1407 berada
di kisaran Rp17 jutaan pada saat daftar tersebut diterbitkan, sedangkan Zenbook
S14 OLED berada di kisaran Rp44 jutaan. ASUS juga mencantumkan ROG Zephyrus G14
2026 di kisaran Rp41 jutaan dalam daftar yang sama.
Harga
tersebut bukan angka yang harus dianggap permanen karena promo dan konfigurasi
dapat berubah.
Karena
itu, ketika membeli laptop ASUS, sebaiknya jangan hanya membandingkan harga
berdasarkan nama seri. Prosesor, RAM, SSD, GPU, layar, dan konfigurasi lainnya
harus diperiksa secara spesifik.
Apa
yang Menarik dari ASUS Saat Ini?
Melihat
perkembangan produk ASUS pada 2026, ada tiga tren yang cukup jelas.
AI
semakin menjadi bagian dari laptop
NPU
dan Copilot+ PC semakin banyak ditemukan pada lini konsumen maupun profesional
ASUS.
OLED
semakin umum pada laptop premium
Zenbook
menjadi salah satu contoh ASUS yang menggabungkan panel OLED dengan bodi tipis
dan performa modern.
Gaming
tidak lagi hanya soal performa
ROG
dan TUF Gaming juga mulai menggabungkan gaming dengan AI, content creation,
mobilitas, dan pekerjaan berat lainnya.
Bisa
dikatakan :
ASUS
memiliki lini laptop yang cukup luas sehingga kebutuhan pengguna menjadi faktor
utama dalam menentukan pilihan.
Vivobook
lebih diarahkan untuk aktivitas sehari-hari, Zenbook menawarkan pengalaman
tipis dan premium, ExpertBook menyasar kebutuhan bisnis, sementara ROG dan TUF
Gaming berfokus pada gaming dengan karakter yang berbeda.
Pada
2026, ASUS juga semakin mendorong AI PC dan Copilot+ PC melalui penggunaan NPU
dan prosesor generasi baru dari Intel maupun AMD.
Jadi,
ketika seseorang mengatakan “Saya ingin membeli laptop ASUS”, pertanyaan
berikutnya justru harus:
“ASUS
yang mana dan untuk kebutuhan apa?”
Karena
Vivobook, Zenbook, ExpertBook, ROG, dan TUF Gaming memiliki tujuan penggunaan
yang berbeda.
©SIBERKATA
TECH