Chipset UNISOC: Apa Itu, Kelebihan, dan Perbandingannya dengan MediaTek serta Snapdragon

 Unisoc T9300 5G with 200 MP Camera Support Launched  | Beebom Gadgets

Ketika membeli smartphone Android, nama Snapdragon dan MediaTek mungkin lebih sering terdengar. Namun ada satu produsen chipset lain yang juga sudah digunakan pada banyak perangkat, yaitu UNISOC.

UNISOC memiliki portofolio chipset smartphone 4G dan 5G, mulai dari perangkat entry-level hingga kelas yang lebih tinggi. Menurut perusahaan, chipset UNISOC telah digunakan di lebih dari 140 negara dan wilayah, dengan sertifikasi dari lebih dari 270 operator global. Perusahaan juga menyebut merek seperti vivo, Transsion, realme, Motorola, Nokia, Samsung, Honor, dan ZTE sebagai pengguna platformnya.

Lalu, sebenarnya UNISOC itu apa dan bagaimana posisinya dibandingkan MediaTek Dimensity serta Qualcomm Snapdragon?

Apa Itu UNISOC?

UNISOC adalah perusahaan desain chipset berasal dari Tiongkok yang sebelumnya dikenal dengan nama Spreadtrum. Fokusnya mencakup berbagai solusi komunikasi dan komputasi, termasuk chipset smartphone 4G dan 5G.

Untuk smartphone, lini produk UNISOC saat ini mencakup keluarga seperti T7300, T7280, T7250, T7200 di 4G dan T8100, T8200, T8300, T9100, serta T9300 di 5G.

Jadi, UNISOC bukan hanya pembuat chipset untuk HP murah.

Contohnya, UNISOC T9300 sudah mendukung kamera hingga 200MP, layar FHD+ 144Hz, 5G dual-SIM standby, Android 16, serta sejumlah fitur gaming dan AI.

Bagaimana Cara Membaca Kelas Chipset UNISOC?

Salah satu hal yang penting adalah jangan menganggap semua chipset UNISOC memiliki performa yang sama.

Ada perbedaan besar antara chipset seperti T7200, T8200, T9100, dan T9300.

UNISOC T8200

T8200 merupakan platform 5G kelas menengah. Chipset ini menggunakan proses 6nm, CPU octa-core dengan konfigurasi 2× Cortex-A76 hingga 2,3GHz dan 6× Cortex-A55 hingga 2,1GHz, serta GPU Mali-G57 MC2 850MHz.

T8200 mendukung layar FHD+ 120Hz, kamera hingga 108MP, video 4K, UFS 3.1, LPDDR4X, dan 5G dual-SIM.

Artinya, T8200 sudah cukup jauh dari gambaran chipset smartphone "sekadar untuk HP murah".

UNISOC T9100

T9100 berada pada level yang lebih tinggi. Chipset ini menggunakan proses 6nm dengan konfigurasi CPU 1× Cortex-A76 2,7GHz + 3× Cortex-A76 2,3GHz + 4× Cortex-A55 2,1GHz dan GPU Mali-G57.

T9100 juga memiliki NPU hingga 8 TOPS, mendukung kamera hingga 108MP, perekaman 4K 60fps, layar FHD+ 120Hz, UFS 3.1, serta 5G dual-SIM standby.

UNISOC T9300

T9300 merupakan salah satu contoh paling menarik dari perkembangan UNISOC saat ini.

UNISOC menyebut T9300 sebagai high-performance 5G SoC untuk imaging dan gaming. Chipset tersebut menggunakan proses 6nm, CPU 2× Cortex-A78 2,4GHz + 6× Cortex-A55 2,2GHz, serta GPU Mali-G57 MC2 hingga 1,1GHz.

Chip ini mendukung:

  • Kamera hingga 200MP
  • Layar FHD+ 144Hz
  • Android 16
  • 5G dual-SIM
  • 4K 30fps video
  • UFS 2.2
  • LPDDR4X
  • fitur UNISOC Miracle Gaming Engine
  • fitur AI untuk pembuatan konten, pencarian gambar, peringkasan, dan pengenalan intent.

UNISOC juga mencantumkan skor AnTuTu V10 sebesar 550.000 untuk T9300. Namun angka tersebut adalah hasil pengujian laboratorium UNISOC dan perusahaan menyatakan hasil aktual dapat berbeda berdasarkan versi perangkat lunak dan lingkungan pengujian.

Apa Kelebihan UNISOC?

📱 Смартфон ZTE Nubia NEO 3 5G 8/256GB Black | Купити ігровий смартфон Нубія Нео 3

1. Fokus pada Smartphone Terjangkau hingga Menengah

Salah satu kekuatan UNISOC adalah kemampuannya menyediakan platform dalam berbagai kelas harga.

Portofolio resminya mencakup solusi 4G dan 5G dari perangkat populer hingga kelas yang lebih tinggi.

Hal ini membuat produsen smartphone memiliki alternatif untuk membangun perangkat dengan biaya yang lebih terkontrol.

2. Sudah Mendukung 5G

UNISOC tidak hanya bermain di 4G.

Platform 5G seperti T8200, T8300, T9100, dan T9300 mendukung jaringan 5G SA/NSA. UNISOC juga menyatakan chipset 5G-nya telah digunakan di sejumlah pasar di Asia Tenggara, Eropa, Amerika Latin, dan kawasan lainnya.

3. Fitur Kamera Semakin Serius

T8200 mendukung kamera hingga 108MP, sedangkan T9300 mencapai dukungan hingga 200MP. T9300 juga membawa Vivimagic Image Engine generasi ketujuh dengan fitur seperti multi-frame noise reduction, HDR, portrait segmentation, dan pengolahan low-light.

Jadi, UNISOC tidak hanya berfokus pada CPU.

4. Gaming Juga Mulai Diperhatikan

UNISOC memiliki Miracle Gaming Engine untuk meningkatkan frame rate, stabilitas, dan kualitas visual pada game. T8200 juga menyediakan teknologi seperti variable refresh rate dan optimasi jaringan untuk membantu keseimbangan antara kelancaran dan konsumsi daya.

UNISOC juga menyebut telah membangun kerja sama dengan pengembang game dan mitra ekosistem untuk mengoptimalkan pengalaman gaming.

Lalu Bagaimana UNISOC Dibandingkan MediaTek?

MediaTek Dimensity 6300 vs Unisoc Tiger T820

MediaTek memiliki portofolio Dimensity yang sangat luas dan mencakup berbagai kelas smartphone.

Pada kelas flagship, salah satu model terbarunya adalah Dimensity 9500. MediaTek menyebut chipset ini menggunakan proses 3nm dan desain CPU generasi ketiga All Big Core, dengan C1-Ultra, C1-Premium, dan C1-Pro. MediaTek juga menonjolkan GPU, NPU, kemampuan AI, dan efisiensi daya pada chipset tersebut.

Perbandingan menjadi lebih jelas ketika kelas produknya disejajarkan.

Aspek

UNISOC T8200

UNISOC T9300

MediaTek Dimensity 9500

Posisi

Menengah 5G

High-performance 5G

Flagship

Proses

6nm

6nm

3nm

CPU

2×A76 + 6×A55

2×A78 + 6×A55

All Big Core generasi 3

GPU

Mali-G57 MC2

Mali-G57 MC2

GPU flagship MediaTek

Layar

FHD+ 120Hz

FHD+ 144Hz

Kelas flagship

Kamera

Hingga 108MP

Hingga 200MP

Hingga kelas flagship

Gaming

Miracle Gaming Engine

Miracle Gaming Engine

HyperEngine

5G

Ya

Ya

Ya

AI

Didukung

AI SDK & on-device AI

NPU generasi flagship

Sumber: UNISOC dan MediaTek.

Tabel tersebut menunjukkan satu hal penting:

UNISOC tidak tepat dibandingkan langsung dengan setiap Dimensity.

Dimensity sendiri memiliki banyak tingkatan. Jadi, pembanding yang adil harus berdasarkan kelas dan generasi chipset, bukan hanya mereknya.

UNISOC vs Snapdragon

tin tức - Qualcomm giới thiệu Snapdragon 7 plus gen 2. Mang sức mạnh flagship xuống các dòng điện thoại tầm trung | VOZ

Qualcomm Snapdragon juga memiliki rentang produk yang sangat luas.

Pada kelas flagship saat ini, Qualcomm memiliki Snapdragon 8 Elite Gen 5. Platform ini menggunakan CPU Qualcomm Oryon generasi ketiga, GPU Adreno, dan NPU Hexagon untuk AI. Qualcomm mencantumkan proses 3nm dan dukungan X85 5G Modem-RF pada platform tersebut.

Sementara itu, UNISOC T9300 masih menggunakan proses 6nm dan GPU Mali-G57 MC2.

Artinya, T9300 dan Snapdragon 8 Elite Gen 5 memang berada pada segmen yang berbeda.

Ini bukan berarti T9300 buruk. T9300 memang dirancang untuk kelas perangkat yang berbeda dengan fokus pada keseimbangan performa, fitur, konsumsi daya, dan biaya. Sebaliknya, Snapdragon 8 Elite Gen 5 ditujukan untuk smartphone flagship dengan kebutuhan performa sangat tinggi.

Perbandingan Tiga Ekosistem Chipset

Aspek

UNISOC

MediaTek

Snapdragon

Entry-level

Sangat kuat

Sangat luas

Tersedia

Mid-range

Kuat

Sangat luas

Kuat

Flagship

Lebih terbatas

Sangat kuat

Sangat kuat

5G

Ya

Ya

Ya

Gaming

Baik hingga kuat sesuai seri

Kuat hingga flagship

Kuat hingga flagship

AI

Berkembang

Sangat berkembang

Sangat berkembang

Kamera

Baik hingga tinggi sesuai seri

Luas dan kuat

Luas dan kuat

Pilihan perangkat

Banyak di beberapa segmen

Sangat banyak

Sangat banyak

Fokus utama

Efisiensi, komunikasi, value

Performa dan efisiensi di banyak kelas

Premium performance dan ekosistem

Tabel ini merupakan gambaran kategori produk, bukan ranking keseluruhan. Performa sebenarnya tetap bergantung pada model chipset tertentu dan implementasi masing-masing produsen smartphone.

Apakah UNISOC Cocok untuk Gaming?

Jawabannya: tergantung chipset dan game yang digunakan.

UNISOC T8200, misalnya, menawarkan FHD+ 120Hz, GPU Mali-G57 MC2, UFS 3.1, dan fitur gaming yang dirancang untuk meningkatkan kelancaran serta efisiensi.

T9300 menawarkan dukungan hingga 144Hz, Miracle Gaming Engine, game super resolution, Super HDR, dan optimasi jaringan.

Namun, performa gaming sebuah smartphone bukan hanya ditentukan chipset. Sistem pendingin, RAM, storage, software, layar, dan optimasi game juga sangat berpengaruh.

Karena itu, jangan menyimpulkan:

"UNISOC = HP gaming buruk."

Pernyataan tersebut terlalu umum.

Yang lebih tepat adalah:

Performa gaming harus dilihat berdasarkan model chipset dan implementasi smartphone yang menggunakannya.

Apakah UNISOC Cocok untuk Kamera?

UNISOC juga sudah cukup serius di sektor imaging.

T8200 mendukung kamera hingga 108MP dan video 4K, sedangkan T9300 mendukung sensor hingga 200MP dan membawa Vivimagic Image Engine generasi ketujuh.

Namun, dukungan resolusi sensor bukan berarti kualitas foto otomatis lebih baik.

Hasil kamera tetap dipengaruhi:

  • Sensor yang dipakai smartphone
  • Lensa
  • OIS/EIS
  • ISP
  • Software kamera
  • Algoritma pemrosesan gambar
  • Tuning dari produsen

Karena itu, smartphone UNISOC dengan kamera 108MP belum tentu menghasilkan foto lebih bagus daripada smartphone lain dengan kamera 50MP.

Bagaimana dengan AI?

AI sekarang menjadi bagian penting dari chipset smartphone.

UNISOC T9100 memiliki NPU hingga 8 TOPS, sedangkan T9300 menawarkan AI SDK dan kemampuan untuk menjalankan beberapa fitur AI seperti intent recognition, summarization, image search, serta AI creation.

MediaTek Dimensity 9500 membawa NPU generasi terbaru untuk generative AI dan pemrosesan AI lokal.

Qualcomm juga menempatkan NPU Hexagon sebagai komponen utama pada platform Snapdragon untuk AI on-device.

Ini menunjukkan bahwa AI tidak lagi hanya menjadi fitur software, tetapi semakin bergantung pada kemampuan hardware chipset.

Apa Arti UNISOC bagi Pembeli Smartphone?

Bagian ini yang paling penting untuk pengguna.

Ketika Anda melihat smartphone dengan chipset UNISOC, jangan langsung berasumsi bahwa perangkat tersebut hanya cocok untuk penggunaan dasar.

Lihat model chipsetnya.

Kalau menggunakan UNISOC T8200

Perangkat tersebut sudah menawarkan 5G, FHD+ 120Hz, kamera hingga 108MP, dan UFS 3.1.

Kalau menggunakan UNISOC T9300

Fitur yang ditawarkan jauh lebih tinggi, termasuk kamera 200MP, layar 144Hz, 5G, Android 16, dan fitur gaming serta AI.

Jadi, nama UNISOC saja belum cukup untuk menilai sebuah smartphone.

Bisa dikatakan :

UNISOC adalah pemain penting dalam industri chipset smartphone dan tidak seharusnya hanya dianggap sebagai pilihan untuk HP murah.

Perusahaan ini memiliki portofolio 4G dan 5G yang luas, dengan model seperti T8200, T8300, T9100, dan T9300 yang membawa kemampuan berbeda-beda.

UNISOC T8200 sudah mendukung 5G, layar FHD+ 120Hz, kamera 108MP, video 4K, dan UFS 3.1. Sementara T9300 bergerak lebih tinggi dengan dukungan kamera 200MP, layar 144Hz, Android 16, dan fitur gaming serta AI yang lebih lengkap.

Di sisi lain, MediaTek Dimensity dan Qualcomm Snapdragon memiliki portofolio yang lebih luas hingga kelas flagship, dengan model terbaru seperti Dimensity 9500 dan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang menggunakan proses 3nm dan ditujukan untuk perangkat premium.

Jadi, apakah UNISOC lebih bagus daripada MediaTek atau Snapdragon?

Jawabannya tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan merek.

Bandingkan chipset dengan kelas yang sama, lihat CPU, GPU, AI, ISP, modem, proses fabrikasi, serta smartphone yang menggunakannya.

Bagi pembeli, pertanyaan yang lebih berguna bukan:

"UNISOC atau Snapdragon?"

melainkan:

"Chipset mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan harga smartphone yang saya beli?"

©SIBERKATA TECH

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama