HONOR resmi meluncurkan HONOR Robot
Phone di China, sebuah smartphone yang menawarkan konsep berbeda dari
kebanyakan ponsel saat ini. Bukan hanya mengandalkan kecerdasan buatan pada
software, perangkat ini menggabungkan AI dengan kamera gimbal yang dapat
bergerak secara fisik.
Kamera tersebut bahkan dapat mengangguk,
menggeleng, mengintip, mengikuti objek, hingga bergerak mengikuti irama musik.
HONOR menyebut konsep ini sebagai bagian dari pendekatan embodied AI,
yaitu AI yang tidak hanya merespons melalui layar atau suara, tetapi juga dapat
berinteraksi melalui gerakan fisik.
Kamera yang Bisa Bergerak Sendiri
Inilah bagian paling unik dari HONOR
Robot Phone.
Kamera utamanya ditempatkan pada sistem gimbal
bermotor yang terintegrasi ke dalam bodi smartphone. HONOR mengembangkan
sistem mikro-motor dan gimbal 4DoF agar mekanisme tersebut dapat dimasukkan ke
perangkat yang tetap memiliki bentuk seperti smartphone biasa.
HONOR mengatakan pengembangan sistem
tersebut melibatkan lebih dari 100 paten. Motor gimbalnya menggunakan material
titanium dan memiliki bobot sekitar 2,6 gram, sementara ketebalan perangkat
secara keseluruhan sekitar 9,6 mm. Bobot smartphone mencapai sekitar 248 gram.
Dengan mekanisme tersebut, kamera tidak
hanya dapat menghasilkan gambar yang lebih stabil, tetapi juga dapat mengubah
arah pandang secara otomatis.
Bisa Mengikuti Pengguna Saat Video Call
Salah satu penggunaan yang paling masuk
akal dari teknologi ini adalah AI video tracking.
HONOR Robot Phone dapat mengenali dan
mengikuti pergerakan subjek secara real-time. Kamera dapat menyesuaikan
posisinya sehingga pengguna tetap berada dalam frame meskipun bergerak.
Fitur seperti ini berpotensi berguna
untuk:
- Video
call.
- Live
streaming.
- Vlogging.
- Membuat
video sendiri.
- Presentasi.
- Merekam
aktivitas tanpa bantuan orang lain.
Dengan kata lain, pengguna tidak selalu
membutuhkan orang lain untuk mengarahkan kamera ketika sedang membuat video.
Kameranya Bisa Mengangguk dan Mengikuti
Musik
Namun HONOR tidak berhenti pada fungsi
kamera.
Dengan bantuan AI dan asisten YOYO,
kamera Robot Phone dapat melakukan gerakan yang menyerupai bahasa tubuh. HONOR
menyebut perangkat ini mampu melakukan gerakan seperti mengangguk ketika
setuju, menggeleng ketika tidak setuju, bahkan melakukan gerakan seperti
"backflip" untuk memberikan respons yang lebih ekspresif.
Kamera juga dapat bergerak mengikuti
irama musik. Sistem dapat mendeteksi karakter musik dan menyesuaikan
gerakan kamera dengan ritmenya.
Fitur tersebut memang lebih bersifat
hiburan, tetapi menunjukkan arah baru yang sedang dieksplorasi HONOR: membuat
perangkat AI tidak hanya "pintar", tetapi juga memiliki bentuk
interaksi fisik.
Kamera Utama 200MP
Di balik mekanisme robotiknya, HONOR
Robot Phone tetap merupakan smartphone flagship dengan kemampuan kamera yang
serius.
Kamera utama menggunakan sensor 200MP
berukuran 1/1,28 inci dengan aperture f/1.6 dan sistem gimbal untuk
membantu stabilisasi. Perangkat juga mendukung perekaman video hingga 4K.
Selain kamera utama tersebut, terdapat
kamera telefoto periskop 200MP serta kamera ultrawide 50MP.
Konfigurasi tersebut membuat Robot Phone
tidak hanya mengandalkan gimmick kamera bergerak. Pengguna tetap mendapatkan
sistem kamera dengan resolusi tinggi untuk berbagai kebutuhan fotografi.
Ada Teknologi AI Tracking
Kamera Robot Phone juga dilengkapi AI
Subject Tracking.
Teknologi ini memungkinkan perangkat
mengenali objek tertentu dan mempertahankannya dalam frame ketika objek
tersebut bergerak. HONOR juga menyediakan fitur AI SpinShot, yang
memungkinkan kamera melakukan gerakan rotasi 90 atau 180 derajat untuk
menghasilkan transisi video yang lebih kreatif.
Bagi kreator konten, kemampuan seperti
ini mungkin justru menjadi salah satu alasan utama untuk mempertimbangkan Robot
Phone.
Bekerja Sama dengan ARRI
HONOR juga memiliki kerja sama teknis
dengan ARRI, perusahaan yang dikenal dalam industri kamera dan produksi
film profesional.
Kolaborasi tersebut ditujukan untuk
membawa teknologi dan ilmu pencitraan sinematik ARRI ke perangkat konsumen
generasi berikutnya.
Ini menunjukkan bahwa HONOR tidak hanya
melihat Robot Phone sebagai eksperimen desain, tetapi juga ingin menjadikannya
perangkat untuk pengguna yang serius membuat konten video.
Layar OLED 6,3 Inci
Di luar kamera, Robot Phone tetap
memiliki spesifikasi flagship.
Perangkat menggunakan layar LTPO OLED
6,3 inci dengan resolusi 2.640 × 1.216 piksel dan refresh rate
adaptif hingga 120Hz. Tingkat kecerahan lokal puncaknya disebut mencapai
6.800 nits.
Teknologi LTPO memungkinkan refresh rate
menyesuaikan kebutuhan sehingga perangkat tidak harus selalu menjalankan layar
pada kecepatan refresh tertinggi.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan RAM 16GB
Untuk performa, HONOR Robot Phone
menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Konfigurasinya tersedia dengan RAM
hingga 16GB dan penyimpanan internal hingga 1TB. Perangkat
menjalankan MagicOS 10 berbasis Android 16.
Spesifikasi tersebut membuat perangkat
ini tidak hanya menarik karena kamera robotiknya, tetapi juga memiliki
kemampuan pemrosesan yang sesuai untuk kelas flagship.
Baterai 7.060 mAh dan Pengisian 120W
Untuk mendukung berbagai fitur kamera,
AI, dan performa tinggi, HONOR membekali Robot Phone dengan baterai 7.060
mAh berbasis teknologi silikon-karbon.
Pengisian dayanya mendukung:
- 120W
wired charging
- 50W
wireless charging
Kapasitas baterai yang besar menjadi
salah satu nilai tambah karena sistem kamera bermotor dan fitur AI berpotensi
membutuhkan daya lebih banyak dibandingkan smartphone konvensional.
Harga HONOR Robot Phone
HONOR Robot Phone saat ini diluncurkan
untuk pasar China dengan dua pilihan konfigurasi:
|
RAM |
Penyimpanan |
Harga di China |
|
12GB |
512GB |
9.999 yuan |
|
16GB |
1TB |
12.999 yuan |
Harga tersebut jika dikonversikan secara
kasar berada di kisaran Rp26 jutaan hingga Rp34 jutaan, tetapi harga
konversi bukan merupakan harga resmi Indonesia.
Penjualan perdana di China dijadwalkan
mulai 18 Agustus 2026. Sampai saat ini, HONOR belum mengumumkan apakah
Robot Phone akan dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Apakah Kamera Robotik Ini Benar-Benar
Berguna?
Pertanyaan menariknya adalah: apakah
kamera yang bisa bergerak sendiri benar-benar berguna, atau hanya gimmick?
Jawabannya tergantung kebutuhan
pengguna.
Bagi pengguna biasa, kemampuan kamera
mengangguk atau menari mungkin lebih terlihat sebagai fitur hiburan.
Namun bagi content creator, vlogger,
dan pengguna yang sering melakukan video call, sistem gimbal otomatis bisa
menawarkan manfaat yang lebih nyata.
Kamera dapat mengikuti pengguna tanpa
harus terus-menerus mengatur posisi perangkat. Ini membuat proses membuat video
seorang diri menjadi lebih praktis.
HONOR Sedang Mencoba Mendefinisikan
Smartphone AI Baru
HONOR sebelumnya memperkenalkan Robot
Phone sebagai bagian dari visinya mengenai Augmented Human Intelligence
pada MWC 2026. Pada saat itu, perangkat masih diperkenalkan sebagai eksplorasi
konsep. Kini, HONOR menyatakan Robot Phone telah menjadi produk nyata.
Konsep ini menarik karena kebanyakan
perkembangan AI smartphone selama beberapa tahun terakhir berfokus pada
software: mengedit foto, menerjemahkan bahasa, merangkum informasi, atau
membantu pengguna melakukan berbagai tugas.
HONOR mencoba mengambil pendekatan
berbeda.
AI diberikan kemampuan untuk
menggerakkan perangkat secara fisik.
Jika pendekatan seperti ini berkembang,
smartphone masa depan mungkin tidak lagi selalu menjadi perangkat yang pasif
menunggu perintah pengguna.
Bisa dikatakan :
HONOR Robot Phone merupakan salah satu smartphone paling
unik yang diperkenalkan pada 2026. Daya tarik utamanya bukan hanya kamera
200MP, tetapi sistem gimbal bermotor yang dapat bergerak menggunakan bantuan
AI.
Kamera dapat mengikuti pengguna,
melakukan gerakan seperti mengangguk dan menggeleng, bahkan menyesuaikan
gerakannya dengan musik. Di sisi lain, spesifikasi seperti Snapdragon 8 Elite
Gen 5, RAM hingga 16GB, penyimpanan 1TB, layar LTPO OLED 120Hz, serta baterai
7.060 mAh menunjukkan bahwa perangkat ini tetap dirancang sebagai smartphone
flagship.
Untuk saat ini, Robot Phone masih
menjadi produk yang dipasarkan di China, sehingga calon pengguna di
Indonesia masih harus menunggu informasi resmi mengenai ketersediaan global.
Yang jelas, HONOR telah menunjukkan satu
kemungkinan menarik untuk masa depan smartphone: bukan hanya AI yang semakin
pintar, tetapi perangkatnya juga mulai memiliki kemampuan untuk bergerak.
©SIBERKATA TECH