Harga Kripto Terbaru 26 Agustus 2026: Bitcoin Terkoreksi Setelah Tembus US$80.000

 Bitcoin Price Holds Steady – Range-Bound Action Dominates Price Chart

Pasar cryptocurrency kembali menjadi perhatian setelah Bitcoin (BTC) berhasil menembus level US$80.000, sebelum kemudian mengalami koreksi. Pergerakan ini terjadi setelah Bitcoin mencatat kenaikan tajam dalam beberapa hari terakhir dan mencapai level tertinggi dalam sekitar tiga bulan.

Pada perdagangan 26 Agustus 2026, Bitcoin kembali bergerak melemah. Data yang dikutip Liputan6 dari CoinMarketCap menunjukkan BTC berada di sekitar US$78.857, turun sekitar 1,15% dalam 24 jam, tetapi masih mencatat kenaikan sekitar 22,33% dalam sepekan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar kripto sedang berada dalam fase yang sangat aktif setelah reli besar sepanjang Agustus.

Bitcoin Sempat Menembus US$80.000

Kenaikan Bitcoin menjadi salah satu berita kripto terbesar dalam beberapa hari terakhir.

Reuters melaporkan bahwa Bitcoin sempat naik melewati US$80.000 dan mencapai level tertinggi dalam tiga bulan. Secara bulanan, BTC bahkan telah naik sekitar 28% sepanjang Agustus, sehingga bulan ini berpotensi menjadi salah satu performa bulanan terbaik Bitcoin dalam beberapa waktu terakhir.

Namun, kenaikan tajam tersebut juga membuat pasar menghadapi potensi aksi ambil untung.

Setelah menyentuh area di atas US$80.000, Bitcoin kembali turun dan bergerak di kisaran US$79.000 pada perdagangan berikutnya.

Apa yang Mendorong Kenaikan Bitcoin?

Bitcoin ETF Institutionalization: How Nasdaq's Expanded Options Limits Signal a New Era for Bitcoin as a Macro Asset

Ada beberapa faktor yang ikut mendorong sentimen positif di pasar cryptocurrency.

Salah satunya adalah perkembangan kebijakan ekonomi Amerika Serikat. Rencana Departemen Keuangan AS untuk meningkatkan pembelian kembali obligasi pemerintah berjangka panjang ikut memengaruhi ekspektasi terhadap suku bunga dan nilai dolar AS.

Kondisi tersebut kemudian mendorong sebagian investor mencari aset alternatif seperti Bitcoin dan emas. Reuters menyebut kekhawatiran terhadap pelemahan nilai dolar menjadi salah satu faktor yang memperkuat permintaan terhadap aset tersebut.

Selain itu, sentimen positif terhadap regulasi cryptocurrency di Amerika Serikat juga ikut membantu pasar.

Aliran Dana ETF Bitcoin Kembali Menguat

Salah satu perkembangan yang cukup penting adalah meningkatnya minat investor institusional melalui spot Bitcoin ETF.

Menurut laporan MarketWatch, iShares Bitcoin Trust ETF (IBIT) mencatat arus dana masuk sekitar US$1 miliar dalam satu pekan, menjadi salah satu aliran dana mingguan terbesar sejak Januari.

Sementara itu, laporan The Block menyebut Bitcoin dan Ether ETF mencatat total inflow sekitar US$2,6 miliar dalam pekan yang berakhir pada 22 Agustus.

Aliran dana tersebut menjadi salah satu indikator bahwa investor institusional kembali menunjukkan minat terhadap aset kripto.

Ethereum dan Altcoin Juga Ikut Bergerak

Bitcoin bukan satu-satunya aset digital yang mengalami pergerakan besar.

Ethereum (ETH) juga mengalami penguatan dalam reli pasar terbaru. MarketWatch mencatat Ethereum naik sekitar 30% dalam periode lima hari di tengah menguatnya pasar cryptocurrency secara keseluruhan. Solana juga mencatat kenaikan yang signifikan dalam periode yang sama.

Namun, kondisi pasar pada 26 Agustus mulai berubah.

Bitcoin dan Ethereum sama-sama mengalami tekanan, sementara Dogecoin menjadi salah satu aset kripto utama yang mencatat koreksi paling besar pada perdagangan pagi tersebut.

Ini menunjukkan bahwa reli cryptocurrency tetap disertai volatilitas tinggi.

Investor Perlu Waspada Setelah Reli Besar

A Guide to Crypto Due Diligence for Businesses

Kenaikan Bitcoin lebih dari 20% dalam waktu sekitar satu pekan tentu terlihat menarik.

Namun, pergerakan seperti ini juga meningkatkan risiko koreksi.

Setelah harga mengalami kenaikan sangat cepat, sebagian investor dapat memilih merealisasikan keuntungan. Selain itu, pasar cryptocurrency dikenal memiliki volatilitas yang tinggi sehingga kenaikan maupun penurunan harga dapat berlangsung dalam waktu singkat.

Karena itu, kenaikan Bitcoin ke atas US$80.000 tidak otomatis berarti harga akan terus naik tanpa koreksi.

Investor tetap perlu memperhatikan kondisi makroekonomi, arus dana ETF, perkembangan regulasi, serta sentimen pasar.

Regulasi Crypto AS Masih Menjadi Perhatian

Selain pergerakan harga, perkembangan regulasi juga menjadi faktor penting bagi industri cryptocurrency.

Presiden Donald Trump mendorong Clarity Act, rancangan regulasi yang bertujuan memberikan kejelasan mengenai aturan aset digital di Amerika Serikat. Perkembangan regulasi tersebut menjadi salah satu faktor yang ikut meningkatkan optimisme investor terhadap industri kripto.

Namun, proses regulasi masih menjadi sesuatu yang perlu diperhatikan karena perubahan kebijakan dapat memberikan dampak besar terhadap pasar.

Bagaimana Prospek Bitcoin Selanjutnya?

Untuk jangka pendek, pasar tampaknya akan memperhatikan apakah Bitcoin mampu kembali menembus dan bertahan di atas US$80.000.

Area tersebut kini menjadi salah satu level psikologis penting setelah Bitcoin berhasil melewatinya untuk pertama kali sejak Mei 2026. Beberapa analis melihat area sekitar US$80.000–US$82.000 sebagai zona yang perlu diperhatikan.

Jika tekanan jual semakin besar, Bitcoin dapat kembali berkonsolidasi setelah reli panjang.

Sebaliknya, apabila arus dana institusional tetap kuat dan sentimen makroekonomi mendukung aset berisiko, pasar masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren positif.

Namun, tidak ada yang dapat memastikan arah harga cryptocurrency dalam jangka pendek.

Bisa dikatakan :

Pasar cryptocurrency kembali panas pada akhir Agustus 2026.

Bitcoin sempat menembus US$80.000 dan mencapai level tertinggi dalam sekitar tiga bulan sebelum mengalami koreksi. Dalam sepekan, BTC masih mencatat kenaikan lebih dari 20 persen.

Kenaikan tersebut didukung oleh beberapa faktor, termasuk meningkatnya aliran dana ke ETF Bitcoin dan Ethereum, perubahan ekspektasi terhadap kebijakan ekonomi AS, kekhawatiran terhadap pelemahan dolar, serta optimisme terhadap perkembangan regulasi cryptocurrency.

Meski demikian, investor tetap perlu berhati-hati. Kenaikan harga yang sangat cepat juga dapat diikuti koreksi tajam, terutama di pasar kripto yang terkenal sangat volatil.

Bagi pembaca SIBERKATA TECH, perkembangan ini menarik untuk terus dipantau karena pasar cryptocurrency kini semakin erat kaitannya dengan ETF, kebijakan pemerintah, institusi keuangan, dan kondisi ekonomi global.

©SIBERKATA TECH

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama